Tips Memilih Makanan Halal di Luar Negeri

| August 11, 2012

Tips Memilih Makanan Halal di Luar NegeriTeknologi pada saat ini sudah sangat maju, tak terkecuali pada teknologi yang berhubungan dengan pangan. Sehingga makanan meningkat kualitasnya, hal ini disebabkan oleh penerapan teknologi makanan yang melibatkan berbagai bahan tambahan pangan (BTP). Bahan makanan yang asalnya halal dapat berubah menjadi haram dengan adanya tambahan BTP yang tidak halal. Oleh karena tidak semua konsumen Muslim paham ilmu pangan dan istilah istilah dalam ilmu & teknologi pangan, maka penting utk diberi pemahaman tentang jenis-jenis makanan yang harus dihindari dan diwaspadai di Luar Negeri (LN).
Apabila dikelompokkan berdasar sikap terhadap status keamanan (kehalalan) makanan tersebut untuk disantap, maka jenis-jenis makanan di LN dapat dibagi menjadi 3 kategori, yaitu:
A. Aman
Jenis makanan ini halal disantap karena diyakini tidak menggunakan atau tidak tercemar bahan haram.
B. Harus Diwaspadai
Jenis makanan ini statusnya syubhat, karena ada kemungkinan menggunakan bahan haram. Namun, jika kita bisa mengecek bahannya, maka statusnya insyaAllah bisa berubah menjadi halal. Pengecekan ini bisa dilakukan melalui ingredients list, label suitability for vegetarian/vegan, customer service, dll.
C. Harus Dihindari
Jenis makanan ini bisa dari jenis makanan yang berstatus haram atau jenis syubhat yang kita tidak dapat memastikan kehalalan jenis makanan tersebut.
Dengan produk yang beredar di pasaran (supermarket, restaurant, dll) sangat banyak, maka hendaknya kita berupaya memilah-milah, jenis-jenis makanan yang aman, yang harus diwaspadai, dan yang harus dihindari oleh kita sebagai umat muslim yang berusaha berhati-hati terhadap makanan yang kita santap.
Jenis-jenis makanan yang AMAN untuk kita santap:
- Air minum murni yang belum tercampur atau tercemar bahan BTP.
- Air susu sapi, kambing, unta: susu murni, susu pasteurisasi (UHT), dll.
- Beras mentah (yang belum dimasak/diolah). Kalau sudah diolah menjadi Special Fried Rice bisa mjd tidak halal (krn bisa saja ditambahi daging babi, lemak babi, daging ayam non-halal, sosis non-halal, dll.)
- Aneka sayuran mentah (vegetables, raw or frozen)
- Aneka buah-buahan
- Jus buah (fruit juice)
- Kentang (potato)
- Telur (egg)
- Ikan mentah (raw fish), disebut halal di QS. 5:96
- Selai (jam)
- Spaghetti
- Teh, kopi

MORE TIPS HERE:

Tags: , ,

Category: Tips Ibu Rumah Tangga

About the Author ()

Comments are closed.