Tips Memilih Daging Yang Segar

| September 26, 2012

Tips Memilih Daging Yang Segar Daging sapi yang fresh bisa dilihat dari warnanya yang merah segar, teksturnya kesat, kenyal, serta tidak berlendir atau berair. Jangan keliru, warna daging sapi merah tua.

Sementara itu, daging yang mulai membusuk bisa dilihat dari warnanya yang hijau kebiruan. Daging juga mulai mengeluarkan aroma yang tidak biasa. Agar tidak salah memilih daging sapi gelonggongan, disarankan untuk membeli daging yang digantung. Daging sapi gelonggongan sarat air. Bila digantung, kandungan air akan terperas keluar dan daging terlihat basah. Karena itu, pedagang yang curang boasanya meletakkan daging sapi gelonggongan di meja dagangan. Cara mengenalinya? “Pegang dan angkat. Bila beratnya, tidak biasa, bisa jadi itu daging gelonggongan.

Daging yang cenderung berair juga perlu dicurigai tidak segar. Sering terjadi, daging sapi yang tidak laku dibekukan, lalu esoknya dicairkan untuk dijual lagi. Proses seperti itu kadang dilakukan berulang-ulang. Diingatkan juga, daging sapi yang dibeli ditempat terbuka sebaiknya langsung dimasak hari itu juga, “Jangan disimpan. Sebab, tempat terbuka memudahkan kontaminasi kuman sehingga daging cenderung tidak tahan lama. Lain halnya bila daging dibeli dalam keadaan beku. Dalam kondisi begini, daging memungkinkan disimpan hingga beberapa hari. Meski begitu, bila membeli daging beku, disarankan daging tersebut langsung disimpan di lemari pembeku (freezer). Jangan dibiarkan meleleh. Hal itu bukan persoalan kontaminasi kuman. Itu lebih pada cita rasa daging itu sendiri. Bila daging beku yang telah meleleh dibekukan lagi, cita rasanya cenderung berkurang. Tekstur daging juga akan rusak, aroma tak lagi kuat, sehingga kurang sedap setelah dimasak, sebab, sari daging sudah berkurang.

Berikut Tips masak dari kami, semoga berguna bagi anda semua yang membaca tips ini :)

 

MORE TIPS HERE:

Tags: , ,

Category: Tips Masak

About the Author ()

Comments are closed.